• Redaksi
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum Kriminal
  • TNI/Polri
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pelabuhan
  • Peristiwa
  • Seni Budaya
No Result
View All Result
BeningTv
No Result
View All Result
Home Nasional

Kantin Kapal di Merak: Peluang UMKM Dibuka, Dugaan Monopoli dan Intervensi Mengemuka.

Admin001 by Admin001
April 20, 2026
in Nasional
0
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

CILEGON, 20 April 2026 — Audiensi antara BUMKel Taman Sari dan Gapasdap di kawasan Pelabuhan Merak membuka dua hal sekaligus: peluang kerja sama bagi UMKM lokal dan indikasi persoalan lama yang belum sepenuhnya tuntas—dugaan penguasaan usaha oleh segelintir pihak.

Related Posts

Judul: ASDP Percepat Sterilisasi Enam Pelabuhan, Layanan Penyeberangan Siap Masuk Era Digital

Pengawasan Humanis, Komisi XIII DPR RI Kunjungi Lapas Cilegon

Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional.

Survei Tunjukkan Kepuasan Publik Tinggi, ASDP Sukses Kelola Mudik 2026

Pertemuan itu membahas pengelolaan kantin kapal, sektor penunjang yang selama ini dinilai belum inklusif. BUMKel Taman Sari mendorong agar skema pengelolaan tak lagi tertutup, melainkan memberi ruang bagi pelaku usaha lokal melalui badan usaha milik kelurahan. Argumennya sederhana: aktivitas ekonomi di pelabuhan semestinya memberi efek langsung bagi masyarakat sekitar.

Namun dorongan itu berhadapan dengan realitas di lapangan. BUMKel mengungkap adanya dugaan praktik monopoli yang menghambat akses pelaku usaha kecil. Bahkan, muncul kekhawatiran tentang intervensi yang berujung pada tekanan terhadap pengusaha lokal.

Direktur BUMKel Taman Sari, Andri Gunawan, menyebut praktik semacam itu melanggar prinsip tata kelola perusahaan yang baik. “Pemanfaatan jabatan untuk kepentingan bisnis tertentu tidak bisa ditoleransi,” ujarnya. Ia juga menyinggung pentingnya profesionalitas aparatur sipil negara sesuai regulasi, yang menuntut pemisahan tegas antara jabatan publik dan kepentingan usaha.

Isu ini bukan sekadar soal kantin kapal. Ia menyentuh persoalan lebih luas: bagaimana ruang ekonomi di kawasan strategis seperti pelabuhan dikelola, dan siapa yang mendapatkan manfaatnya.

Di sisi lain, Gapasdap merespons dengan nada terbuka. Ketua Gapasdap, Togar Napitupulu, menyatakan akan mengevaluasi sistem yang berjalan. “Program yang sudah ada tetap dilanjutkan, tetapi peluang kerja sama ke depan akan dibuka dan dikaji,” katanya. Ia juga menyebut adanya rencana penambahan armada kapal, yang berpotensi membuka ulang skema pengelolaan kantin di sejumlah kapal baru.

Pernyataan itu memberi sinyal perubahan, meski belum menjawab secara rinci bagaimana mekanisme keterbukaan akan dijalankan. Tanpa parameter yang jelas, komitmen evaluasi berisiko berhenti pada wacana.

Dukungan terhadap pelibatan UMKM datang dari Aliansi Peduli Selat Sunda (APSS). Koordinatornya, Hadi Santoso, menilai langkah awal sudah terlihat, tetapi implementasi menjadi kunci. “Transparansi dan keadilan harus dijaga agar tidak ada pihak yang didominasi,” ujarnya.

Biro Hukum BUMKel Taman Sari juga menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang dalam praktik bisnis kantin kapal. Mereka menilai, tanpa penegakan prinsip transparansi dan akuntabilitas, potensi konflik akan terus berulang.

Audiensi ini menegaskan satu hal: ruang kolaborasi memang terbuka, tetapi persoalan struktural belum sepenuhnya terselesaikan. Di tengah rencana ekspansi armada dan potensi ekonomi yang besar, pertanyaan mendasarnya tetap sama—apakah pengelolaan akan lebih inklusif, atau justru mempertahankan pola lama yang eksklusif.

Jawabannya akan bergantung pada sejauh mana komitmen keterbukaan benar-benar diterjemahkan dalam kebijakan yang konkret, bukan sekadar pernyataan.(Red)

Tags: BPTD Kelas II BantenGapasdapKSOP BantenPelabuhan merak
Next Post

Halal Bihalal Surya Timur Line, Perkuat Solidaritas Karyawan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular Posts

Lifestyle

VINS Tour & Travel Luncurkan Paket Umroh Exclusive 16 Hari, Keberangkatan September 2026

by Admin001
July 20, 2026
0

CILEGON – VINS Tour & Travel menghadirkan program Paket Umroh Exclusive 16 Hari dengan keberangkatan pada September 2026. Program ini...

Read more

VINS Tour & Travel Luncurkan Paket Umroh Exclusive 16 Hari, Keberangkatan September 2026

Judul: ASDP Percepat Sterilisasi Enam Pelabuhan, Layanan Penyeberangan Siap Masuk Era Digital

Hari Laut Sedunia 2026, PT STL Group Gelar Simulasi Darurat Libatkan Penumpang dan ABK

Pengawasan Humanis, Komisi XIII DPR RI Kunjungi Lapas Cilegon

Lapas Kelas IIA Cilegon Pindahkan 10 Warga Binaan Risiko Tinggi ke Nusakambangan

BUMKel Pulomerak Segera Dibentuk, Camat Diminta Bergerak Cepat

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Sekjen IPSI Kecamatan Pulomerak Ditetapkan Menjadi Ketua IPSI Kecamatan Pulomerak Masa Bakti 2026-2030

by Admin001
January 19, 2026
0

Hikmah Isra Miraj di Tengah Guyuran Hujan, Ketua PGRI Citangkil Ajak Guru Pererat Silaturahmi

by Admin001
January 15, 2026
0

Peresmian MBG Yayasan Nalandra Artha Ananda di Desa Mancak Diwarnai Kritik, Ada Apa?

by Admin001
February 17, 2026
0

BeningTv

© 2026 Bening Tv - Website by D-IT Development

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Home
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum Kriminal
  • TNI/Polri
  • Pendidikan
  • Lifestyle
  • Mancanegara
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pelabuhan
  • Peristiwa
  • Seni Budaya

© 2026 Bening Tv - Website by D-IT Development